Tips Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman hingga Fasih

Tips Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman hingga Fasih

Tips Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman hingga Fasih

Tips Melafalkan Kosakata Bahasa Jerman hingga Fasih – Bahasa Jerman bukanlah salah satu bahasa wajib yang di pelajari saat ini, secara khusus jika berpendudukan di Indonesia. Namun jika kamu memiliki cita-cita melanjutkan studi atau sekadar ingin memperoleh kehidupan baru di Jerman, maka sangat direkomendasikan untuk mulai bisa berbicara bahasa Jerman.

Boleh dikatakan bahwa bahasa Jerman merupakan bahasa yang lumayan sulit di pelajari. Tidak seperti bahasa Indonesia yang sederhana, bahasa Jerman memiliki pelafalan yang unik. Nah, untuk kamu yang ingin fasih melafalkan bahasa Jerman, erikut ada lima tips penting bagimu.

1. Ciptakan dunia Jerman mini versimu

Melansir dari laman http://utowndc.com/ Yang pertama adalah kamu harus mengatur lingkungan ala Kampung Jerman versimu. Jadi, kamu tidak perlu terbang langsung ke negara Jerman untuk bisa benar-benar merasakan suasana belajar bahasa Jerman.

Kamu bisa menciptakan suasana rasa Jerman di rumah dan sekitarmu dengan mengatur gadget-mu menjadi multi bahasa dengan bahasa Jerman sebagai salah satu pilihannya. Dengan begitu, kamu akan sedikit banyak terbiasa dengan bahasa Jerman.

2. Dengarkanlah pelafalan yang tepat

Untuk bisa melafalkan kata-kata dalam bahasa Jerman dengan tepat, kamu tentu butuh panduan. Ada banyak cara untuk mengetahui pelafalan yang tepat. Kamu bisa bertanya pada guru bahasa Jerman, bertanya pada native, mendengarkan audio berbahasa Jerman, hingga memanfaatkan fitur audio pada Google Translate.

Ulangi cara pelafalan yang benat tersebut berulang kali hingga kamu memahaminya dengan baik. Coba lafalkan sendiri dan bandingkan apakah sudah tepat atau belum. Jika sudah benar, ulangi hingga kamu terdengar fasih mengucapkannya. Meski sederhana, cara ini sangat efektif untuk mengenalkanmu pada cara pelafalan bahasa Jerman yang tepat.

3. Kukuhkan diri untuk terbiasa mendengarkan bahasa Jerman

Tidak seperti bahasa Rusia atau Mandarin, bahasa Jerman memang menggunakan alfabet (dengan beberapa tambahan abjad khas). Meski begitu, tidak seluruh huruf dalam bahasa Jerman sama pelafalannya dengan bahasa Inggris. Huruf ‘z’ misalnya.

Dalam bahasa Indonesia, ‘z’ dibaca [zet], tetapi dalam bahasa Jerman huruf ‘z’ dibaca [tset]. Nah, agar kamu tidak salah melafalkannya, biasakanlah mendengarkan audio berbahasa Jerman.

4. Jangan lupa berlatih dengan tongue twister

Pernah dengar tentang tongue twister? Tongue twister adalah frasa atau susunan kata-kata yang memiliki kemiripan dalam bunyi sehingga sulit diucapkan secara cepat dengan benar. Kemiripan bunyi dalam pembelit lidah di antaranya disebabkan adanya aliterasi, asonansi, dan konsonansi.

Setiap bahasa pasti memiliki tongue twister. Misalnya dalam bahasa Indonesia ada “Kamu kok kaku-kaku kek kakakku”. Kalimat tersebut memang tidak bermakna, namun bisa membantumu mendapatkan pelafalan kosakata yang tepat.

5. Jangan terlalu fokus pada tata bahasa

ketahui bahwa agar sebuah ucapan dapat dimengerti orang lain, maka dibutuhkan tata bahasa yang tepat. Namun, sayangnya banyak orang yang belajar bahasa Jerman menyalahartikan hal in. Akibatnya, mereka selalu merasa ragu saat harus berbicara bahasa Jerman. Mereka takut jika ucapan yang akan diungkapkan tidak sesuai dengan tata bahasa dan sulit untuk dimengerti.

Jika kamu pun demikian, maka bisa dipastikan kemampuan bicaramu dalam bahasa Jerman tidak akan meningkat. Kamu akan selalu merasa takut untuk berbicara. Ada baiknya kamu tidak terlalu fokus dengan tata bahasa saat akan belajar percakapan dalam bahasa Jerman. Kamu bisa mengoreksi tata bahasamu setelah berhasil mengucapkan satu kalimat utuh. Kemudian ulangi dengan tata bahasa yang benar, maka tidak lama lagi kamu akan terdengar seperti native.