Sriwijaya Air Siap Terbang Lagi

Sriwijaya Air Siap Terbang Lagi

Sriwijaya Air Siap Terbang Lagi

Sriwijaya Air Siap Terbang Lagi – Sriwijaya Air kembali mengoperasikan sejumlah rute penerbangan domestik mulai hari ini, Rabu. Operasional dilakukan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa normal baru (new normal).

“Kami telah siap mengoperasikan lagi beberapa rute domestik mulai 1 Juli 2020,” kata Vice President Networking & Revenue Management Sriwijaya Air A Yani Azwar seperti dikutip dari keterangan resmi.

Sebelumnya, layanan maskapai swasta ini telah mengoperasikan sejumlah rute secara terbatas sejak 13 Mei lalu. Kebijakan ini mengikuti arahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Sriwijaya Air Group menyatakan siap untuk kembali mengoperasikan penerbangan domestiknya. Maskapai ini mulai kembali beroperasi pada 13 Mei 2020 mendatang.

Perusahaan menegaskan, Sriwijaya Air Group akan melayani penerbangan domestik yang hanya ditujukan bagi pelanggan yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Ketentuannya mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan COVID-19.

Selain itu perusahaan juga mengacu pada Surat Edaran Nomor 31 Tahun 2020 oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia tentang Pengaturan Penyelenggaraan Transportasi Udara Selama Masa Dilarang Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

“Dengan kedua panduan tersebut artinya Sriwijaya Air Group hanya akan melayani pelanggan yang melakukan perjalanan kedinasan, repatriasi WNI/pelajar/pekerja migran/pemulangan orang dengan alasan khusus, pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat dan pelanggan yang keluarganya sakit keras atau meninggal dunia dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku,” kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena dalam keterangan tertulis.

Yani merinci penerbangan dari/ke Jakarta yang kembali beroperasi antara lain: Jakarta – Balikpapan (PP), Jakarta – Batam (PP) , Jakarta – Medan (PP), Jakarta – Padang (PP), Jakarta – Pangkalpinang (PP), Jakarta – Pontianak (PP), Jakarta – Surabaya (PP), Jakarta – Tanjung Pandan (PP), Jakarta – Bandar Lampung (PP, Jakarta – Makassar (PP), serta Yogyakarta (YIA) – Jakarta (PP).

Selain itu rute penerbangan lain di kawasan Indonesia bagian barat juga akan kembali dibuka seperti Batam – Natuna (PP) dan Yogyakarta (YIA) – Bandar Lampung (PP).

Rute penerbangan dari/ke Balikpapan juga kembali tersedia antara lain Balikpapan – Berau (PP), Balikpapan – Jakarta (PP), Balikpapan – Palu (PP), Balikpapan – Surabaya (PP), Balikpapan – Tarakan (PP), Balikpapan – Yogyakarta (YIA) (PP).

“Kami informasikan juga bahwa di Sales Office Sriwijaya Air Balikpapan dan Pontianak kini sudah tersedia fasilitas rapid test yang melayani calon penumpang,” tambahnya.

Untuk itu, Sriwijaya Air memberikan syarat kepada penumpangnya agar dapat melengkapi berbagai dokumen perjalanan yang harus ditunjukan pada saat pembelian tiket. Di antaranya adalah surat keterangan sehat dan bebas COVID-19 dari rumah sakit/instansi kesehatan, surat tugas dari kantor maupun instansi terkait, surat pernyataan perjalanan dan berbagai dokumen pendukung lainnya.

“Calon pelanggan harus bisa menunjukkan kelengkapan dokumen fisik saat melakukan check-in di counter Sriwijaya Air Group. Seluruh protokol ini kami lakukan dengan sangat ketat untuk memastikan tidak ada pelanggan yang bepergian untuk keperluan mudik Lebaran. Dan mengingat ketatnya proses verifikasi penumpang di bandara, kami himbau pelanggan Sriwijaya Air Group untuk hadir 3 jam sebelum penerbangannya,” terang Jefferson.

Untuk pelanggan Sriwijaya Air Group yang hendak memeriksa jadwal, rute penerbangan yang tersedia hingga pembelian tiket pesawat Sriwijaya Air Group dapat dilakukan melalui website resmi www.sriwijayaair.co.id atau www.flynamair.com, atau bisa juga mengakses aplikasi Sriwijaya Air di Play Store maupun App Store.

Fasilitas rapid test juga disediakan di Sales Office Sriwijaya Air di Makassar dan Airport Sales Office Sriwijaya Air di Sorong.

Perusahaan, kata Yani, menerapkan protokol kesehatan secara maksimal dalam setiap penerbangan. Penerapan protokol kesehatan tersebut dapat dilihat dari penjualan tiket pesawat yang tersedia online di aplikasi maupun situs resmi, penerapan physical distancing dalam antrean di counter check in, dan pemeriksaan suhu tubuh penumpang.

Maskapai juga mewajibkan penumpang mengenakan masker sampai dengan penyediaan hand sanitizer bagi penumpang yang akan naik ke dalam pesawat dan penyemprotan desinfektan di kabin pesawat yang membuat penerbangan jadi lebih nyaman.