Rupiah Melemah, Medekat Ke Angka 14.000 per Dolar AS

Rupiah Melemah, Medekat Ke Angka 14.000 per Dolar AS

Rupiah Melemah

Rupiah Melemah – Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah pada perdagangan di Rabu pekan ini.

Baca juga : 25.000 Toko di AS Terancam Tutup Gegara Corona

Rupiah dibuka di angka 13.927 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 13.890 per dolar AS.

Menjelang siang, rupiah terus live22 apk download melemah menuju ke 13.979 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 13.927 per dolar AS hingga 13.979 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, melemah 0,81 persen.

Baca juga : New Normal Berlangsung Lama, Garuda Pertimbangkan Harga Tiket

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.083 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 13.973 per dolar AS.

Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, rupiah terlihat melakukan konsolidasi selama dua hari terakhir terhadap dolar AS.

Baca juga : Desa Wisata Sleman Ubah Model Pariwisata Jadi Family Tourism

“Pergerakan ini mungkin akan kembali terjadi hari ini, apalagi pasar sedang menunggu hasil rapat moneter Bank Sentral AS dini hari nanti,” ujar Ariston dikutip dari Antara, Rabu (10/6/2020).

Menurut Ariston, The Fed kemungkinan tidak akan mengubah kebijakan suku bunga acuannya, tapi masih tetap mendukung stimulus untuk memulihkan ekonomi.

Masih Ada Peluang Menguat

Secara teknikal, lanjutnya, rupiah masih dalam jalur penguatan selama tutup di bawah Rp14.000 per dolar AS. Potensi ke area support Rp13.700 per dolar AS hari ini.

Baca juga : Kereta Reguler Operasi Kembali 12 Juni, Kapasitas 70 Persen

“Pasar masih merespons positif pembukaan ekonomi kembali di tengah pandemi. Di sisi lain pasar masih mewaspadai perkembangan penyebaran wabah dan potensi perang dagang AS dan China,” kata Ariston.

Pada Selasa (9/6), melemah 5 poin. 0,04 persen menjadi Rp13.890 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.885 per dolar AS.

Baca juga : Sengketa Dagang, Indonesia Berpotensi Kehilangan Devisa Rp26,5 Triliun