Penerbangan Domestik Terakhir Sebelum Ditutup

Penerbangan Domestik Terakhir Sebelum Ditutup

Hari Ini Penerbangan Domestik Terakhir Sebelum Ditutup

Hari Ini Penerbangan Domestik Terakhir Sebelum Ditutup – Kementerian Perhubungan menyebut penerbangan penumpang domestik masih diizinkan beroperasi hingga Jumat. Artinya, hari ini adalah hari terakhir maskapai melayani penerbangan penumpang domestik.

Namun, dia melanjutkan untuk penerbangan internasional, maskapai boleh melayani penumpang, khususnya warga negara asing (WNA) yang akan kembali ke negaranya atau warga negara Indonesia (WNI) yang akan kembali ke Tanah Air.

Penerbangan tersebut harus tetap mengutamakan protokol kesehatan selama pandemi virus corona. Penghentian maskapai terkait dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 14441 Hijriah Covid-19.

Itupun, maskapai hanya akan menerbangkan penumpang yang telah melakukan reservasi atau pemesanan sejak jauh-jauh hari. Bukan pemesanan mendadak yang dilakukan pada Download APK IDNPoker hari ini. “Mulai hari ini tidak ada reservasi baru,” tegasnya melalui keterangan resmi, Jumat.

Industri penerbangan diterpa krisis terhebat sepanjang masa imbas wabah virus corona. Pandemi ini bak badai yang membuat pesawat-pesawat gagal terbang.

Menurut United Airlines wabah penyakit yang mulai muncul pada Desember 2019 itu menyebabkan permintaan perjalanan udara turun drastis.

Peraturan akan sama untuk semua moda transportasi

Analis yang disurvei penyedia data infrastruktur dan pasar keuangan, Refinitiv, memperkirakan pendapatan maskapai turun lebih dari 200 persen pada kuartal pertama. Tak berbeda jauh, data Factset juga menyebut setiap maskapai akan merugi.

“Setelah dilakukan evaluasi, maka berlakunya peraturan akan sama untuk semua moda transportasi, yakni pada 24 April-31 Mei 2020 dan akan diperpanjang jika diperlukan,” terang Adita.

Permenhub nomor 25 Tahun 2020 telah ditetapkan pada tanggal 23 April 2020 sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah untuk melarang mudik pada tahun ini dalam rangka mencegah penyebaran penyakit covid-19.

Adita menegaskan bahwa larangan penggunaan transportasi untuk mudik ini berlaku untuk keluar masuk di wilayah-wilayah PSBB, zona Merah penyebaran covid-19 dan aglomerasi yang sudah ditetapkan sebagai PSBB.

United menyebut telah menelan kerugian hingga US$2,1 miliar atau Rp32,7 triliun pada kuartal pertama, sementara kerugian operasi akan mencapai US$1 miliar sekitar Rp15,5 triliun.

Situasi ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah. Penurunan perjalanan udara setelah serangan 11 September 2001 atau resesi 2008 hingga 2009 bukan tandingan bagi imbas pandemi virus corona.

United, Delta, dan America, yang merupakan operator utama di AS saat ini sebelumnya tak pernah melaporkan kerugian dalam lebih dari lima tahun. Sebenarnya pada Januari, Februari, hingga awal Maret bisnis maskapai berlangsung normal sebelum kemudian terjun bebas.

Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati mengatakan karena karakteristik moda udara yang spesifik, operator penerbangan diberi kesempatan untuk melakukan kewajibannya kepada penumpang hanya sampai dengan hari ini dengan reservasi lama.