Hutan Terluas di Dunia

Hutan Terluas di Dunia

Hutan Terluas di Dunia

Hutan Terluas di Dunia – Kita semua sepakat kalau hutan adalah paru-paru bumi. Keberadaraannya menjadi penting karena banyak sekali manfaat hutan bagi manusia yang juga bermanfaat bagi makhluk hidup lainnya. Sebagai sumber oksigen yang dibutuhkan seluruh makhluk hidup di bumi, hutan sangat penting untuk kita lindungi. Jangan sampai area hutan mengecil, apalagi hilang. Bisa dibayangkan gersangnya bumi, jika hutan tidak ada. Menjaga kelestarian hutan adalah kewajiban kita semua.

Setiap 10 Januari, seluruh dunia merayakan Hari Gerakan Satu Juta Pohon. Tujuannya untuk membuat lingkungan yang sejuk, sehat, dan asri. Bukan hanya menanam, tetapi juga turut menjaga agar pohon yang ditanam bisa tumbuh subur.

Sayangnya, tidak semua orang peduli akan hal itu, sehingga kerusakan hutan terus terjadi. Bahkan menurut data Food and Agriculture Organization (FAO), Indonesia mengalami kerusakan hutan tercepat. Setiap hari ada sekitar 50 hektare hutan yang mengalami kerusakan sejak 2007.

Rusia

Wajar saja jika Rusia dinobatkan menjadi negara dengan hutan terluas di dunia. Dengan luas hutan mencapai 7.762.602 km2, akhirnya hutan ini menjadi kerajaan bagi banyak binatang, termasuk Harimau Siberia dan Macan Tutul Salju Siberia.

Kalau tidak percaya pergi saja ke Karelia dekat Firlandia, terus hingga ke Rusia bagian Timur, tepatnya Semenanjung Kamchatka, pasti kalian akan menemukan banyak sekali spesies hewan liar di sana. Mulai dari beruang cokelat, harimau, serigala, beruang kutub, babi liar, ular berbisa, lynx, tungau, sampai Laba-Laba Karakurt yang merupakan salah satu dari sepuluh spesies laba-laba paling mematikan di bumi.

Brazil

Urutan kedua negara dengan hutan terluas di dunia adalah Brazil. Sebagaimana kita ketahui, luas keseluruhan hutan di Brazil adalah 4.776.980 km2. Jika hutan Rusia adalah kerajaan bagi banyak hewan liar berbahaya, maka hutan Brazil merupakan tempat berkumpulnya hutan hujan tropis  terbesar di dunia. Salah satu hutan hujan tropis yang terkenal di sini adalah hutan Amazon yang merupakan salah satu hutan hujan tropis terbesar di dunia.

Kamu tahukan bagaimana liar dan berbahayanya hewan di Amazon sana. Sebut saja ikan kecil ganas dengan gigi tajam yang dikenal dengan Piranha. Belum lagi ular Anakonda yang memiliki ukuran raksasa, sampai-sampai dibuat film.

Perlu kamu ketahui kalau hutan Amazon dengan sungai yang berkelok-kelok, memang melewati batas 9 negara, yaitu: Brazil, Kolombia, Peru, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana. Sedangkan enam puluh persen dari Hutan Amazon berada di wilayah Brazil.

Kanada

Kanada dikenal sebagai negara terluas kedua di dunia setelah Rusia si pemilik hutan terluas. Negara kelahiran Justin Bieber ini ternyata juga memiliki hutan terluas ketiga di dunia. Luas Hutan Kanada sekitar 3.101.340 km2. Sebagai ikon sejarah yang menyinggung beberapa aspek kehidupan rakyat Kanada di antaranya adalah aspek perekonomian, seni, dan sosial, tak heran jika hutan taiga atau boreal di Kanada merupakan aset yang sangat berharga bagi negara paling utara di Amerika Utara ini.

Berada di lingkungan maju atau benua Amerika, membuat hutan Kanada tetap terjaga kelestariannya. Yang mengagumkannya lagi, sebesar 96% hutan di Kanada adalah milik publik, sedangkan sisanya dikelola oleh swasta. Sudah seharusnya memang hutan itu adalah milik bersama atau publik. Tidak dikuasai oleh beberapa orang saja untuk mendapatkan keuntungan sendiri.

Amerika Serikat

Saat ini luas dari hutan di seluruh daratan Amerika Serikat mencapai 3.030.890 km2. Sebenarnya Amerika Serikat bisa memiliki hutan yang jauh lebih luas lagi, seandainya saja para koloni yang datang ke Amerika Serikat tidak membabat habis hutan di sana. Dalam sejarahnya, lebih tepatnya sekitar abad ke-17, para koloni yang baru menetap, melakukan penebang hutan tidak kurang dari 120.000.000 hektar untuk membangun pemukiman dan sebagian dijadikan lahan pertanian. Angka yang fantastis bukan?

Dampak penebangan hutan secara liar yang paling merugikan tentunya adalah punahnya keanekaragaman hayati. Itu sebabnya saat ini sebagian besar hutan di Amerika Serikat dijadikan zona publik dan tidak sedikit yang dijadikan taman rekreasi yang dikelola oleh National Park Service, US Forest Service, Fish & Wildlife Service. Sehingga tanaman dan binatang di sana lebih terlindungi.

China

Salah satu yang menarik dari hutan China adalah jika dimana-mana hutan semakin hari semakin menyempit, maka di China hutan justru semakin meluas dan melebar. Kok bisa? Itu lataran pihak pemerintah di China menggalakkan program khusus untuk perluasan hutan.

Food  and Agriculture Organization (FAO) yang merupakan Organisasi Pangan dan Pertanian milik PBB menyatakan kalau tanaman dan hutan di China mengalami peningkatan dari 157.000.000 hektar pada tahun 1990, menjadi 197.000.000 hektar di tahun 2005. Sampai saat ini memang belum ada data terbaru, tapi Pemerintah China berencana akan terus menambah 40.000.000 hektar hingga tahun 2020 nanti. Kita tunggu saja perkembangan hutan di China nanti.