Harga Emas Hari Ini 30 Juni 2020

Harga Emas Hari Ini 30 Juni 2020

Harga Emas Hari Ini 30 Juni 2020

Harga Emas Hari Ini 30 Juni 2020 – Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di level Rp918 ribu per gram pada Selasa. Posisi itu menguat Rp7.000 dari Rp911 ribu per gram kemarin.

Sementara, harga pembelian kembali (buyback) naik Rp8.000 per gram dari Rp806 ribu menjadi Rp814 ribu per gram pada hari ini. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp489 ribu, 2 gram Rp1,77 juta, 3 gram Rp2,63 juta, 5 gram Rp4,37 juta, 10 gram Rp8,67 juta, 25 gram Rp21,56 juta, dan 50 gram Rp43,04 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp86,01 juta, 250 gram Rp214,76 juta, 500 gram Rp429,32 juta, dan 1 kilogram Rp858,6 juta.

Sebelumnya, pada perdagangan Senin harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Turun sebesar Rp 1.000 pada Rp 853.120/gram dari harga Sabtu yakni Rp 854.120/gram.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam hari ini Selasa naik Rp 7.000 menjadi Rp 918.000/gram setelah turun Rp 1.000 ke Rp 911.000/gram pada hari Senin kemarin.

Sementara untuk harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram hari ini yang lumrah dijadikan acuan transaksi secara umum menguat 0,82% berada di Rp 86,012 juta dari harga sebelumnya Rp 85,312 juta per batang.

Mengacu data situs logammulia, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga naik 0,99% atau Rp 8.000 ditetapkan pada Rp 814.000/gram, dari posisi kemarin Rp 806.000/gram. Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Dalam pernyataannya, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan komitmen suku bunga sangat rendah bertujuan untuk memulihkan ekonomi AS dalam jangka waktu lama. Saat ini, The Fed mempertahankan suku bunga acuan di posisi 0 persen hingga 0,25 persen.

“Powell juga mengatakan bahwa outlook ekonomi AS masih penuh dengan ketidakpastian. Pasar biasanya merespon kekhawatiran dengan membeli aset safe haven seperti emas,” ujarnya kepada agcsa.org, Selasa.

Ia memprediksi harga emas berpotensi menguat di rentang US$1.750-US$1.780 per troy ons hari ini.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX. Berada di posisi US$1.783,4 per troy ons atau naik 0,12 persen. Sebaliknya, harga emas di perdagangan spot turun 1,35 persen ke US$1.771,4 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan komitmen suku bunga sangat rendah. Bank sentral AS The Fed membantu harga emas bertahan di atas US$1.760 per troy ons.

Kenaikan harga emas Antam senada dengan naiknya harga emas dunia di pasar spot pada penutupan perdagangan. Senin atau Selasa dini hari tadi waktu Indonesia sebesar US$ 0,87 atau 0,05% pada US$ 1.771,49/oz, melansir dari Refinitiv.

Sementara untuk harga emas berjangka untuk pengiriman bulan Agustus 2020, juga ditutup naik US$ 0,90 atau sekitar 0,05% ke level US$ 1.781,20/oz.

Harga emas dunia telah bertahan di atas level US$ 1.750/oz. Karena percepatan penyebaran virus corona (Covid-19) mengancam untuk menggagalkan harapan pemulihan ekonomi global.

Menurut sebuah laporan dari Universitas Johns Hopkins, jumlah kasus virus corona di seluruh dunia telah melampaui 10 juta. Sementara jumlah kematian global dari pandemi naik menjadi lebih dari 500.000.

“Peningkatan jumlah kasus virus corona di sebagian besar Amerika Serikat telah membuat pasar gelisah dan mendukung emas,” Bob Haberkorn.

“Ada fenomena beralih ke emas sejak minggu lalu … Namun untuk saat ini, para trader sedang menunggu untuk melihat bagaimana kinerja ekuitas dan jika terjadi tekanan jual di pasar saham nantinya. Emas akan bergerak lebih tinggi.” tambahnya.