Cara Budidaya Semangka

Cara Budidaya Semangka

Cara Budidaya Semangka

Cara Budidaya Semangka – Buah semangka sudah tidak asing lagi bagi kita penggemar buah-buahan, tapi tahukah anda buah semangka sebenarnya bukan buah asli indonesia  melainkan buah dari afrika karena tergolong tanaman yang mudah ditanam banyak para petani pribumi melakukan budidaya semangka.

Semangka merupakan salah satu jenis buah yang laris dipasaran. Rasa enak dan kandungan berbagai macam vitamin membuat buah yang satu ini menjadi pavorit semua kalangan masyarakat. Oleh karena itu peluang bisnis budidaya semangka ini tentunya sangat besar.

Jika anda tertarik untuk melakukan budidaya semangka maka silahkan perhatikan tahapan cara budidaya semangka berikut ini. Sebelum lanjut pada panduan lengkap budidaya semangka terlebih dahulu harus dipahami syarat tumbuh tanaman semangka.

Syarat Tumbuh Tanaman Semangka

Tanaman semangka dapat tumbuh dengan baik jika ditanam pada tempat yang dan kondisi yang tepat. Adapun hal yang perlu diperhatikan sebagai syarat tumbuh tanaman semangka adalah sebagai berikut.

  • Tingkat keasaman tanah berkisar 6 – 6.7, Apabila kurang dari itu maka sebaiknya lakukan pengapuran terlebih dahulu.
  • Ketinggian lokasi penanam berada pada 100-300 Mdpl.
  • Suhu yang dibutuhkan agar semangka dapat tumbuh maksimal adalah sekitar 25 Derajat Celcius.
  • Curah hujan berkisar 40-50 mm/ bulan.

Setelah memahami syarat tumbuh tanaman semangka dan menemukan lahan yang tepat. Maka selanjutnya masuk pada tahapan cara budidaya tanaman semangka. Adapun tahapannya adalah sebagai berikut.

Pemilihan Bibit Semangka

Bibit semangka ada dua jenis yaitu semangka yang berbiji (Tripolid) dan semangka yang tidak berbiji (haploid). Untuk mendapatkan bibit semangka yang baik tentunya anda harus menanyakan kepada petani profesional. Ingat bahwa pemilihan bibit sangat penting karena akan berdampak pada hasil panen secara kualitas dan kuantitas.

Penyemain Bibit Semangka

Setelah menemukan bibit semagka yang tepat maka langkah selanjutnya adalah proses penyemain. Tahapan penyemaian ini sangat penting untuk dipahami. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Siapkan tanah dan pupuk kandang sesuai kebutuhan.
  2. Bersihkan tanah dari sampah lalu campurkan dengan pupuk kandang, bisa juga ditambahkan dengan pupuk organik.
  3. Masukkan benih ke dalam media penyemaian.
  4. Lakukan penyiraman secara teratur.

Pengolahan Lahan Tanam Semangka

Sambil menunggu bibit yang disemai tumbuh dan siap untuk ditanam, selanjutnya bisa mempersiapkan lahan penanaman. Lahan tanam harus dipersiapkan dengan maksimal agar semangka bisa tumbuh dengan baik. Adapun langkah pengolahan lahan adalah sebagai berikut.

  1. Menggemburkan tanah terlebih dahulu dengan cangkul atau alat penggembur tanah lainnya.
  2. Setelah tanah gembur masukkan pupuk kandang atau pupuk organik.
  3. Buat bedengan dan parit sekitar bedengan.
  4. Buat lubang tanam untuk penanaman bibit semangka.

Tahap Penanaman Bibit Semangka

Bibit semangka siap dipindahkan dari penyemaian saat berumur 5 minggu. Proses pemindahan dan penanaman harus dilakukan dengan hati-hati jangan sampai akarnya terputus. Setelah dimasukkan ke dalam lubang tanaman yang sudah disiapkan tutup lubang dengan tanah halus yang ada disekitar lubang tanam.

Perawatan Tanaman Semangka

Salah satu tahapan paling penting dalam budidaya semangka adalah proses perawatannya. Tidak akan berarti apa-apa biji yang berkualitas, pupuk yang baik, lahan tanam yang ideal ketika tanaman tidak dirawat dengan baik. Adapun langkah perawatan tanaman semangka adalah sebagai berikut.

  • Penyiangan

Penyiangan dilakukan dengan cara membuang gulma atau tumbuhan pengganggu yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman semangka.

  • Perempalan

dilakukan dengan memotong tunas baru yang muncul dan tidak berguna karena tanaman semangka hanya berbuah 2 dalam 1 tanaman.

  • Pemupukan lanjutan

Pemupukan lanjutan dilakukan untuk menjaga ketersediaan nutrisi untuk tanaman. Meskipun pada saat persiapan lahan sudah dilakukan pemupukan namun pemupukan lanjutan akan tetap dilakukan. Sebaiknya gunakan pupuk organik.

Masa Panen Semangka

Jika perawatan dilakukan dengan maksimal maka hasil panen tentunya juga akan maksimal. Masa panen dilakukan setelah semangka benar-benar matang agar rasanya manis dan segar.