Bisnis batu bata tetap eksis dan menguntungkan hasil yang menjanjikan

Bisnis batu bata tetap eksis dan menguntungkan hasil yang menjanjikan

Bisnis batu bata tetap eksis dan menguntungkan hasil yang menjanjikan

pabrik batubata - Bisnis batu bata tetap eksis dan menguntungkan hasil yang menjanjikan

Bisnis batu bata tetap eksis dan menguntungkan hasil yang menjanjikan – Usaha batu bata merupakan salah satu lahan usaha yang cukup menjanjikan seiring dengan perkembangan kota maupun bertambahnya jumlah penduduk. Banyak yang menjadi pengusaha batu bata karena bisnis ini yang menjanjikan.

Salah salah satunya adalah Fatah (34), warga Lingkungan Banjarkolot, Kelurahan Banjar.

Dia mengaku, usaha memproduksi bata merah sudah dijalaninya sekitar lima tahun, dan usahanya itu sudah menjadi lahan pekerjaan bagi Fatah untuk menafkahi keluarganya.

Menurut dia, kalau mempunyai modal yang cukup, pelaku usaha bata merah mampu meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya. Lantaran, jika dalam melakukan pengolahan bahan bakunya dengan menggunakan mesin, maka jumlah hasil produksi pun akan meningkat setiap harinya.

Saya saja yang pengolahannya secara manual, dan dikerjakan oleh dua orang pekerja, dalam satu bulan itu mampu memproduksi sebanyak 10 ribu bata merah. Proses pembakarannya dilakukan satu bulan sekali katanya.
Dari hasil penjualan 10 ribu bata merah, Fatah mampu mendapatkan keuntungan bersih minimalnya sebesar Rp2 juta setiap bulannya. Harga satu biji bata merah, lanjutnya, saat ini mencapai Rp350.

Harga sebesar itu jika konsumen membelinya di tobong (pabrik), sedangkan kalau diantar ke tempat tujuan harganya bisa lebih, tergantung jarak yang dituju.

Lebih lanjut Fatah menjelaskan, bahan baku yang diperlukan untuk bisa menghasilkan 10 ribu bata merah, setiap bulannya dia membutuhkan Daftar Kiss918 sebanyak tiga coltbak kayu bakar.

Setiap satu coltbak kayu bakar dibelinya seharga Rp250 ribu sampai Rp270 ribu, tergantung jenis kayunya. Kalau jenis mahoni tentu harganya lebih mahal dari albasia karena lebih awet.

Kemudian, kebutuhan tanah untuk bahan bakunya sebanyak 13 coltbak, dan satu coltbak tanah dibelinya seharga Rp45 ribu.

Untuk bayar dua orang pegawai, biasanya dilakukan setiap bulan, yaitu setelah proses pembakaran selesai. Jumlah bayaran yang mereka terima dihitung dari hasil cetakkannya masing-masing, yaitu per-bijinya dibayar 80 rupiah tuturnya.

Keberhasilan tercapai bila permodalan sudah terpenuhi, penyaluran yang produktif dan tercapainya tujuan organisasi keberhasilan. Sehingga dapat dilihat dari efisiensi proses produksi yang dikelompokkan berdasarkan efisiensi secara teknis dan efisiensi secara ekonomis.
Sebelum anda memulainya anda juga perlu memahami faktor-faktor apa saja yang bisa menyebabkan kegagalan Usaha Batu Bata yang anda jalankan. Faktor-faktor itu diantaranya yaitu pengetahuan pasar yang tidak memadai, kinerja produk yang salah, sistem pemasaran dan penjualan yang tidak efektif.