Tip Sukses Membangun Bisnis ala Dapur Solo

Tip Sukses Membangun Bisnis ala Dapur Solo

Pencapaian itu tak terlepas dari kecekatan sang pendirinya yang bernama Karina Rosalin Kumarga atau kerap sapa Nyonya Swan dalam merintis bisnis Dapur Solo sejak lama. Menurut http://agcsa.org/ Kisah sukses Dapur Solo nyatanya memulai dari sebuah garasi rumah dengan modal hanya Rp100 ribu. Tip Sukses Membangun Bisnis ala Dapur Solo menghadirkan makanan khas Solo dan Jawa Tengah yang akrab lidah pelanggan.

Tip Sukses Membangun Bisnis ala Dapur Solo - Tip Sukses Membangun Bisnis ala Dapur Solo

Bersikap optimistis dan penuh semangat

Melansir dari https://103.55.37.28/ Nyonya Swan, keberhasilan seorang pengusaha bergantung kepada keuletannya dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan yang pasti akan datang ketika terjun ke dunia bisnis. Maka dari itu, dia menjelaskan bahwa seorang pengusaha wajib bersikap optimistis dan bersemangat tinggi. Menjadi pengusaha harus passionate atau bersemangat dalam membangun bisnis.

Pandai berpromosi

Dalam berbisnis, satu kepastian yang akan datang adalah naik turunnya jumlah omzet dan karyawan.Namun, pengusaha yang pasti berhasil, menurut Nyonya Swan, adalah pengusaha yang pandai mencari ide untuk berpromosi. Ketika omzet menurun, kita harus pandai berpromosi dan memanfaatkan banyaknya media sosial yang bisa digunakan. Maka awal saya merintis bisnis, saya membuat brosur dan menyebarkannya sambil mengantarkan pesanan pelanggan.

Manfaatkan momen tanggal cantik dan kesempatan bekerja sama

Berkaitan dengan hal itu, Nyonya Swan menjelaskan pentingnya penempatan anggaran untuk kebutuhan marketing sebesar 1-3 persen dari omzet yang masuk. Namun luar itu, pemilik bisnis juga bisa menumbuhkan penjualan melalui keikutsertaan dengan program kampanye tanggal cantik dari penyedia layanan pembayaran digital seperti ShopeePay. Maka masa pandemik, penjualan dine-in Dapur Solo mengalami penurunan.

Pandai bergaul dan berteman dengan siapa pun

Selama 33 tahun membangun bisnis, Nyonya Swan selalu mengangap pelanggan yang datang ke Dapur Solo sebagai teman. Hal tersebut kemudian mendorongnya untuk selalu bersikap ramah kepada siapa pun. Sejak awal saat saya baru memiliki satu cabang Sunter, saya selalu berusaha melayani setiap pelanggan layaknya seorang teman dengan sering menyapa dan mengajak mereka bercengkrama,” ujar dia.