Sikap Terbaru Presiden Biden, Ponsel Huawei Masih Terlarang Pakai Google

5f06db1195f91 - Sikap Terbaru Presiden Biden, Ponsel Huawei Masih Terlarang Pakai GoogleSejak Sikap Terbaru Presiden Biden, Ponsel Huawei Masih Terlarang Pakai Google  – Huawei masuk dalam daftar hitam Amerika Serikat (AS) pada 2019 lalu, ponsel-ponsel baru vendor asal China ini tidak dapat menggunakan layanan Google, seperti Gmail, YouTube, Google Maps, Google Play, dan lainnya. Padahal, aplikasi dan layanan Google adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem perangkat Android bagi para pengguna d luar China. Belakangan, pemerintah AS yang kini dnahkodai oleh Joe Biden memberikan kabar terbaru menyangkut nasib Huawei d Amerika Serikat. Juru bicara Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintah AS berupaya melindungi jaringan telekomunikasi negara dari “vendor tidak tepercaya” seperti Huawei Technologies Co Ltd yang berpotensi mengancam keamanan nasional.

” tepercaya, termasuk Huawei yang merupakan ancaman bagi keamanan AS dan sekutu kami,”

mengutip dari freedomclothingcollective.com kata Jen Psaki, juru bicara Gedung Putih. Meski demikian, pemerintahan Biden berniat meninjau ulang dan berkonsultasi dengan beberapa pihak terkait untuk menentukan nasib bisnis Huawei d AS. Pemblokiran ini sebenarnya menyasar produk telekomunikasi Huawei, khususnya perangkat jaringan 4G/5G yang dgunakan operator seluler AS.

Namun, pelarangan ini turut berimbas pada produk konsumer Huawei lainnya, seperti smartphone beserta isinya. Smartphone Huawei menjad terlarang menggunakan layanan Google dan chipset buatan negeri Paman Sam, seperti Qualcomm Sikap Terbaru Presiden Biden, Ponsel Huawei Masih Terlarang Pakai Google

Dengan drilisnya sikap terbaru pemerintahan Biden ini maka Huawei belum akan terbebas dari jeratan entity list, setidaknya dalam waktu dekat ini. Ini berarti Google belum bisa mengizinkan smartphone Huawei menggunakan layanan Google Mobile Service (GMS). Keputusan ini memang berada sepenuhnya d tangan pemerintah AS, bukan Google.

Dengan demikian, pengguna smartphone Huawei d luar China, termasuk Indonesia belum bisa menggunakan layanan Android versi open source. Pemilik ponsel Huawei sebenarnya masih bisa memasang aplikasi Google lewat sumber tidak resmi (sideloadng). Namun, mekanisme tersebut bisa mengancam keamanan perangkat.