Perbedaan Ekonomi Mikro Dengan Makro

Perbedaan Ekonomi Mikro Dengan Makro

Secara pengertian, ekonomi mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang variabel-variabel ekonomi dalam lingkup lebih kecil, seperti perusahaan, perilaku konsumen, permintaan dan penawaran, produksi, harga, dan Perbedaan Ekonomi Mikro Dengan Makro.

Perbedaan Ekonomi Mikro Dengan Makro - Perbedaan Ekonomi Mikro Dengan Makro

Menurut http://agcsa.org/ ekonomi mikro maupun makro penting untuk mengukur dan menganalisis tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam lingkup kecil dan negara, bahkan juga dalam lingkup internasional yang lebih luas. Keduanya juga memiliki keterkaitan satu sama lain. Meski demikian, ekonomi mikro berbeda dengan ekonomi makro.

Aspek analisis

Melansir dari http://95.111.195.151/, mikro dengan makro sudah memiliki perbedaan dalam cakupan atau ruang lingkup yang pelajari. Ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup yang lebih kecil atau sempit.
Ekonomi mikro fokuskan pada aspek analisis atau variabel-variabel ekonomi seperti teori produksi, teori harga, permintaan dan penawaran, elastisitas, analisis biaya dan manfaat, model-model pasar, industri, perilaku konsumen, mekanisme pasar, dan lain sebagainya.

Konsep dasar ekonomi makro dan mikro

Ilmu ekonomi memiliki konsep dan variabel yang begitu luas. Bahkan meski sudah bagi dalam dua cabang ilmu. Namun dari variabel-variabel yang pelajari baik pada semua orang dan masing-masing memiliki konsep dasar yang menjadi titik perbedaan antara keduanya.

Ekonomi mikro fokus pada tiga konsep dasar teori, yakni teori produksi, teori harga dan teori. Sementara konsep dasar yang menjadi fokus bahasan dalam ekonomi makro meliputi keluaran (Output) dan Pendapatan (Income), pengangguran, dan inflasi dan deflasi.

Tujuan Analisis

Maka dari tujuan analisisnya, ekonomi mikro berbeda-beda. Ekonomi mikro lebih menitikberatkan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya baik berupa modal. Dengan peralatan, maupun tenaga kerja agar peroleh kombinasi yang tepat sehingga mampu menghasilkan keuntungan yang harapkan.

Adapun tujuan analisis pada ekonomi makro yaitu lebih menitikberatkan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi. Terhadap perekonomian secara agregat atau menyeluruh baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Pada prinsipnya baik ekonomi maupun yang merupakan cabang ilmu yang tidak dapat pisahkan satu sama lain.