Pemerintah Rencana Subsidi Pulsa

Pemerintah Rencana Subsidi Pulsa

Pemerintah Rencana Subsidi Pulsa

Pemerintah Rencana Subsidi Pulsa, – Pemerintah tengah membuat kajian tentang rencana untuk memberikan subsidi pulsa kepada dosen, guru, hingga murid untuk mendukung proses belajar mengajar melalui daring selama pandemik COVID-19.

Menteri BUMN sekaligus Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan rencana tersebut tengah digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Keuangan, dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kemarin Kominfo bersama Menteri Keuangan dan Mendikbud sekarang sedang pelajari apakah ada juga bantuan subsidi pulsa untuk dosen, guru, murid, semuanya. Saya, belum bisa presentasi detail karena itu masih digodok,” katanya melalui virtual, Rabu.

Seperti diketahui, Kemendikbud memberlakukan program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk mencegah penularan virus corona. Namun, skema pembelajaran itu menemui kendala sebab tak semua murid maupun pengajar memiliki alat memadai seperti smartphone dan laptop.

1. Telkomsel sudah memberikan pulsa murah senilai Rp1,7 triliun

Erick mengatakan sejatinya PT Telkomsel sudah bekerja sama dengan Kementerian Kominfo sudah memberikan pulsa murah senilai total Rp1,7 triliun.

“Bahkan per bulannya kalau tidak salah untuk Telkom. Dan Telkomsel kurang lebih Rp1,4 triliun tapi ini nanti sebagai catatan datanya ada di Kominfo,” ujarnya.

2. Pemerintah akan memberikan bantuan untuk mahasiswa yang belajar dari rumah

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat menyinggung masalah pendidikan di masa pandemik COVID-19 ini. Dengan adanya pandemik ini, ia melihat tantangan yang lebih besar dan pemerintah sedang membahas untuk para siswa mengakses pembelajaran secara digital.

“Entah masalah teknologi, tidak memiliki handphone-nya, atau mereka tidak bisa membeli pulsanya, ini menjadi tantangan baru yang harus dipecahkan,” kata Sri Mulyani dalam webinar yang diselenggarakan Katadata, Selasa.

3. Rencana ini masih dikaji bersama menteri terkait

Eks Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan masih membahas bersama kementerian terkait untuk skema bantuan bagi pelajar ini.

“Di mana mereka (pelajar) tidak dimungkinkan mendapat pembelajaran secara fisik. Dan dalam konteks inilah COVID-19 memberikan tantangan tantangan yang luar biasa bagi masyarakat kita. Dan respons dari policy kita harus cepat namun di sisi lain kita juga harus tetap akuntabel,” ujar Sri Mulyani.